National Children's Day

admin
23 Juli 2026 28 x Internasional

National Children's Day

Sejarah Hari Anak Sedunia pertama kali ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 20 November 1954. Penetapan ini berdekatan dengan dua momentum penting dalam sejarah perlindungan anak, yakni: Pengesahan Deklarasi Hak Anak pada tahun 1959, Pengesahan Konvensi Hak Anak pada tahun 1989, Deklarasi Hak Anak menegaskan bahwa setiap anak berhak atas pendidikan, perlindungan, serta kesempatan yang setara untuk berkembang. Sementara Konvensi Hak Anak menjadi dokumen internasional yang diadopsi hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, sebagai komitmen global atas perlindungan anak. Peringatan Hari Anak Sedunia bertujuan untuk :

·         Menyuarakanpentingnyapemenuhanhak-hakanakdiseluruhdunia

·         Menekankan perlunya perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi.

·         Mendorong kerja sama antar negara dalam mewujudkan kesejahteraan dan keselamatan anak

Kampanye global dari UNICEF, UNESCO, dan berbagai organisasi internasional turut memperkuat pesan bahwa anak adalah pihak yang harus dilindungi dari segala bentuk ancaman

Sejarah Hari Anak Nasional di Indonesia Di Indonesia, Hari Anak Nasional diperingati setiap 23 Juli. Peringatan ini ditetapkan pemerintah sejak tahun 1984 sebagai bentuk ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk peduli terhadap pemenuhan hak-hak anak. Tujuan peringatan ini antara lain:

·         Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesejahteraan anak

·         Memastikan perlindungan anak dilakukan secara terarah dan berkelanjutan

·         Melibatkan orang tua, guru, pemerintah daerah, dan seluruh komponen bangsa dalam pembinaan anak

Komitmen tersebut diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang menjadi dasar hukum dalam menjamin setiap aspek perlindungan anak, termasuk tanggung jawab negara, masyarakat, keluarga, serta hak-hak anak itu sendiri. Perbedaan Global dan Nasional Walaupun memiliki semangat yang sama, kedua hari besar ini memiliki perbedaan fokus:

·    Hari Anak Nasional menitikberatkan pada perlindungan dan pemenuhan hak anak Indonesia. Kegiatan biasanya berupa lomba edukatif, festival seni anak, seminar parenting, serta kampanye kesehatan dan pendidikan.

·       Hari Anak Sedunia memiliki fokus global, menyoroti isu internasional terkait keselamatan dan kesejahteraan anak di berbagai negara.

Dengan demikian, keduanya saling melengkapi dalam mengangkat isu anak baik di tingkat nasional maupun global. Peran Masyarakat dan Pemerintah adalah anak sebagai aset bangsa. Melalui peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Anak Sedunia, kita diingatkan bahwa anak membutuhkan perhatian, perlindungan, dan pendidikan agar dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Di era modern, muncul berbagai isu baru seperti perlindungan anak di dunia digital, keamanan dari konten berbahaya, dampak perubahan iklim terhadap anak, hingga kesehatan mental akibat tekanan sosial dan pendidikan. Perbedaan tanggal peringatan tidak mengurangi semangat dalam memperjuangkan hak anak. Baik Hari Anak Nasional maupun Hari Anak Sedunia sama-sama mengingatkan bahwa anak-anak adalah prioritas. Menjaga hak, keselamatan, dan kesejahteraan mereka adalah tanggung jawab bersama seluruh masyarakat dan komunitas global.

Nasional

Berita Terpopuler